BERITA TERKINI

627 Tewas dan Ribuan Terluka Akibat Serangan Israel, Teheran dan Kermanshah Alami Dampak Terparah

Teheran – Kementerian Kesehatan Iran melaporkan bahwa sebanyak 627 orang telah menjadi martir dan 4.870 lainnya mengalami luka-luka dalam serangan yang dilancarkan oleh rezim Israel. Provinsi Teheran dan Kermanshah disebut sebagai wilayah dengan jumlah korban tertinggi dalam konflik yang telah berlangsung selama hampir dua pekan.

Informasi tersebut disampaikan melalui pusat informasi Kementerian Kesehatan Iran dan dilaporkan oleh Iran Front Page, Kamis (26/6/2025). Selain Teheran dan Kermanshah, provinsi lain yang juga terdampak secara signifikan termasuk Khuzestan, Lorestan, Isfahan, Markazi, Azerbaijan Timur, Hamedan, Zanjan, dan Gilan. Wilayah-wilayah ini tercatat berada di posisi ketiga hingga kesepuluh dalam jumlah korban terbanyak.

Economic Times, mengutip data dari lembaga penyiaran nasional Iran, IRIB, menyebutkan bahwa total korban jiwa ini tercatat sejak dimulainya konflik dengan Israel pada 13 Juni lalu. Serangan tersebut menandai awal dari perang berdurasi 12 hari yang terus meningkatkan ketegangan di kawasan.

Dalam laporan yang sama, disebutkan bahwa sedikitnya 35 personel Angkatan Pertahanan Udara Iran turut menjadi korban tewas dalam gelombang serangan tersebut. Mereka terdiri dari operator radar, ahli sistem rudal permukaan-ke-udara, hingga teknisi sistem peringatan dini.

Analis militer memandang bahwa langkah Israel yang menargetkan sistem pertahanan udara Iran merupakan strategi utama dalam tahap awal operasi, bertujuan untuk melumpuhkan kemampuan deteksi dan respons Iran terhadap serangan udara lanjutan.

Situasi ini menambah daftar panjang eskalasi konflik regional, yang tidak hanya berdampak pada aspek militer, tetapi juga memicu kekhawatiran atas krisis kemanusiaan yang lebih luas.

Related Articles

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Back to top button

Adblock Detected

Please consider supporting us by disabling your ad blocker